Sabtu, 01 Desember 2012

Klasifikasi Karies

  A. Klasifikasi Karies Menurut Dr. G.V. Black
        
Menurut G.V. Black, karies diklasifikasikan menggunakan lokasi spesifik dari lesi karies yang sering terjadi pada gigi, yaitu:
1. Kelas I 
    Karies yang terjadi pada pit dan fissure semua gigi, baik anterior maupun posterior.
2. Kelas II
  Karies yang terjadi pada permukaan aproksimal dari gigi posterior. Kavitas ini biasa terdapat pada permukaan halus dibawah titik kontak yang sulit dibersihkan. Bentuk lesi pada kelas ini biasanya berbentuk elips.
3. Kelas III
   Karies yang terjadi pada permukaan aproksimal dari gigi anterior. Karies bisa terjadi pada permukaan mesial atau distal dari incisivus atau kaninus. Bentuk lesi pada kelas ini biasanya berbentuk bulat dan kecil.
4. Kelas IV
   Kelas ini merupakan lanjutan dari karies kelas III. Karies yang meluas ke incisal sehingga melemahkan sudut incisal edgenya dan dapat menyebabkan fraktur pada gigi.
5. Kelas V
   Karies yang terjadi pada permukaan servikal gigi. Lesi ini bisa terjadi pada permukaan fasial atau labial, namun lebih dominan terjadi pada permukaan fasial gigi. Kavitas pada kelas ini bisa mengenai sementum gigi.
6. Kelas VI
    Karies yang terjadi pada ujung-ujung cusp gigi posterior dan incisal edge.

B. Klasifikasi Karies Menurut G.J. Mount
    Menurut G.J. Mount, karies diklasifikasikan berdasarkan lesi yang terjadi pada permukaaan gigi beserta ukuran kavitasnya, yang terdiri atas 3 site, yaitu:
1. Site 1
    Karies pada pit dan fissure di permukaan oklusal gigi anterior maupun posterior.
2. Site 2 
    Karies pada permukaan aproksimal gigi anterior maupun posterior.
3. Site 3
    Karies pada 1/3 mahkota dari akar (servikal) sejajar dengan gingiva.

    Pembagian 5 ukuran dari kemajuan proses terbentuknya lesi, yaitu:
1. Size 0
    Lesi paling awal yang diidentifikasikan sebagai tahap awal dari demineralisasi berupa white spot
2. Size 1 
    Kavitas permukaan minimal. Masih dapat disembuhkan dengan peningkatan remineralisasi struktur gigi.  
3. Size 2
    Kavitas yang sedikit melibatkan dentin. Kavitas yang terbentuk berukuran sedang dan masih menyisakan struktur email yang didukung dengan baik oleh dentin dan cukup kuat untuk menyokong restorasi.
4. Size 3
   Kavitas yang lebih luas dari size 2. Struktur gigi yang tersisa lemah dan cusp atau incisal edgenya telah rusak sehingga tidak dapat beroklusi dengan baik dan kurang  mampu menyokong restorasi.
5. Size 4
   Karies meluas dan hampir semua struktur gigi hilang seperti kehilangan cusp lengkap atau incisal edge. Karies hampir atau sudah mengenai pulpa. 

C. Klasifikasi Karies Berdasarkan Kedalamannya
      Menurut ICDAS, karies terbagi atas 6, yaitu:
1. D1
    Dalam keadaan gigi kering, terlihat lesi putih pada permukaan gigi.
2. D2 
    Dalam keadaan gigi basah, sudah terlihat adanya lesi putih pada permukaan gigi.
3. D3
    Terdapat lesi minimal pada permukaan email gigi.
4. D4
   Lesi email lebih dalam. tampak bayangan gelap dentin atau lesi sudah mencapai bagian dentino enamel Junction (DEJ).
5. D5
    Lesi telah mencapai dentin.
6. D6
    Lesi telah mencapai pulpa. 

D. Klasifikasi Karies Berdasarkan Banyaknya Permukaan Gigi yang Mengalami Karies.
1. Karies sederhana
    Karies yang hanya terjadi pada satu permukaan saja.
2. Karies Compound 
    Karies yang terjadi pada dua permukaan.
3. Karies Kompleks
    Karies yang terjadi pada tiga permukaan atau lebih.
     
     

1 komentar:

Maria Valisa mengatakan...

boleh tau sumbernya dari buku mana? terimakasih :)

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang bijak sobat ^^

 
;